Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Menulis Artikel yang Menarik dan Profesional.

 Seperti bagaimana tulisan yang menarik bagi pembaca kita


menulis artikel yang menarik

"Produktivitas menulis copywriting dan storytelling dengan rumusan penulis dunia."


Tips menulis Artikel - Sadar atau tidak, selama pandemi kemampuan menulis seseorang dipaksa meningkat dan bekerja dalam sistem digital yang awalnya hanya dimiliki oleh kawan-kawan pegiat literasi, blogger, bahkan reporter. Kini dalam dunia apapun, menulis harus dimiliki tiap kreator, pengusaha karena efektivitas bekerja praktis, nuansa work from home, serta tingginya peminat dunia e-commerce dan influencer.

Bahkan Ahmad Tohari, dengan basic studi dokter malah kecanduan menulis apapun meski sempat mendapatkan intervensi atas karya pertamanya dengan tuduhan komunis.

Sebenarnya tuduhan liberalis, komunis, ateis kerap disematkan ke beberapa penulis karena pakem yang dipakai terlalu kaku dan tidak menarik pembaca umum. Jelas sekali! menulis rentan terhadap tuduhan dan implikasi jika tidak dikemas dengan cara renyah tapi tetap profesional.

Dalam buku kumpulan penulis dunia, "menulis itu indah," akan kita bedah beberapa hal penting sebagai tips jitu menulis cerdas dan menarik. Diksinya mudah dimengerti dan memberi sentuhan khusus agar menulis web maupun dalam konten microblog mencapai pembaca yang tinggi.

1. George orwell menceritakan berbagai hal yang mempengaruhi imajinya dalam menulis.

Tanpa penjelasan soal situasi, karakter, bahkan plot, dia lalu menyebutkan bahwa semangat dan kharisma sebuah tulisan sangat dipengaruhi oleh impuls yang terdiri dari egoisme, antusiasme estetis, impuls historis dan politika. George memang penulis dengan dinamika yang kompleks. Bahkan kebanyakan karyanya dianggap sentimental. Dengan menyematkan impuks tersebut, karya tulis tidak hanya dianggap menarik tapi memiliki daya pikat tersendiri.

2. Umberto Eco, menyebutkan menulis adalah kewajiban politis.

Sebuah tindakan untuk menunjukkan posisi strategis seseorang dalam sosio-politis. Menulislah tentang keresahan anda lalu susun secara ilmiah. Maka siapapun akan mudah menyetujuinya. Hal ini berarti kita telah menitipkan pesan penting dalam tiap karya tulis agar berdampak dan mempunyai nilai tersendiri.

3. Jean paul sartre, Sartre adalah penulis yang kaya akan disposisi.

Diksi yang dibuat selalu mampu membawa pembaca pada situasi yang dibawakan dan alurnya secara magis menunjukkan sebuah pengalaman. Dalam hal ini Sartre mengajak kita menggunakan kecerdasan visual kedalam tulisan agar mampu memberi kesan magis. Tanpa harus dililit oleh penggunaan gestur, romantika, atau hasrat fana.

Baginya menulis akan semakin mudah dan menarik jika dibangun dalam situasi/latar yang real, sehingga konflik dibangun terasa dengan pembacanya.

Dalam kumpulan buku tersebut ada banyak penulis lainnya. Tapi tiga penulis diatas adalah yang paling penting untuk penulis pemula atau kalian yang stagnan menuliskan ide-ide kalian. Karena menulis sering sekali gagal rampung karena diputar-putar oleh konsep yang besar tapi tidak dengan nilai dan rumusan yang selaras.

Mengapa penting menulis dengan modal impuls atau ikatan emosional, membangun situasi dan karakter, dan terakhir menggunakan keresahan kita sebagai bahan bakarnya, itu semua berangkat pada rumusan sebuah tulisan yang terdiri atas premis, sinopsis, konflik-resolusi, dan plot yang dibangun. Bahkan seorang Andrea Hirata menggunakan diksi yang indah untuk membangun karakter tiap persona yang diangkatnya. Bagaimana jika kita runutkan rumusan tersebut dalam penjelasan yang lebih ringan sehingga dalam waktu 30 menit kita mampu membuat tulisan yang bukan hanya menarik tapi juga berdampak. Terutama untuk kalian yang ingin jadi storyteller.

1. Premis ibarat sebuah tunas, dia akan  berkembang besar dan memunculkan beberapa karakter yang dikawinkan oleh anak-anak plot. Dari premis kita dapat menarik karakter, konflik, sinopsis, dan pemakaian diksi kedalam satu garis. Dia adalah batasan penting agar cerita tidak keluar dari jalurnya.

2. Sinopsis Adalah teras atau bagian pertama dari sebuah cerita agar pembaca tertarik untuk melihat lebih lanjut apa yang cerita tersebut sembunyikan, bagaimana tokoh utamanya memasuki sebuah konflik dan bagaimana drama resolusinya.

3. Konflik merupakan sumber kehidupan sebuah tulisan dengan konflik maka rumusan lainnya akan berfungsi baik, mengangkat tulisan terkesan menarik dan makin menunjukkan ciri khasnya. Bahkan konflik adalah bagian penting menunjukkan ciri khas tokohnya dan diksi yang keluar. Tanpa konflik maka tulisan akan dianggap datar dan kehilangan point of interest.

4. Plot, mengapa plot masuk sebagai rumusan penting dan meninggalkan acuan lainnya. Karena plot adalah bayangan dari konflik. Cara kerja plot dianggap sebagai alur nyata yang membawa setiap pembaca menuju konflik dan memahami karakter yang dibangun. Menjadikan seluruh komponen lainnya saling terikat dan makin menyatu. Mengikat satu bab ke bab lainnya.



Dengan tips hebat dari penulis dunia, dan rumusan professional dari kumpulan laboratorium karya sastra ini, semoga mampu membawa anda berkreasi hebat tanpa lagi terbebani teknik yang berat dan istilah rumit. Menulis butuh ketekunan, jangan bosan-bosan mengulangnya.

ikuti tips kami selanjutnya yaaaaaa by sandra ramli

Posting Komentar untuk "Tips Menulis Artikel yang Menarik dan Profesional."

Berlangganan via Email